Dua tentara “Israel” mati mengenaskan akibat terluka parah menyusul serangan penembakan pagi ini di Persimpangan Yudea di Rute 35, dekat Hebron.
Tiga orang lainnya terluka — satu orang mengalami luka sedang dan dua orang lainnya mengalami luka ringan.
Dua mujahid Palestina, yang dipersenjatai dengan senapan M4 dan sebuah pistol, tiba di lokasi dengan kendaraan berpelat nomor Israel lalu melepaskan tembakan ke arah pos pemeriksaan Israel. Hal ini memicu baku tembak yang berlangsung selama lebih dari 20 menit, hingga akhirnya kedua mujahid tersebut gugur.
Pos pemeriksaan itu dijaga oleh para tentara dari Batalion Ari di bawah Komando Front Dalam Negeri, yang saat itu tengah menjalani penugasan operasional pertama mereka.
Aparat keamanan menduga para pelaku tersebut mungkin merencanakan serangan yang lebih besar terhadap pemukim zionis, namun pos pemeriksaan sementara itu berhasil menghentikan mereka sebelum mereka dapat melanjutkan aksinya.
Pasukan Israel kini telah memberlakukan pengepungan militer di sekitar Hebron dan desa-desa di sekitarnya. Akses masuk telah ditutup dan pencarian sedang dilakukan untuk menemukan kemungkinan adanya pelaku ketiga.

0 Komentar