More

    Penjajah “Israel” Menangkap dan Meneror Bocah Kecil Palestina

    Penangkapan anak-anak Palestina oleh pasukan Israel di Tepi Barat merupakan isu yang telah lama didokumentasikan oleh berbagai organisasi hak asasi manusia, termasuk Human Rights Watch dan UNICEF. Laporan-laporan tersebut menyebut bahwa setiap tahun ratusan anak Palestina diproses melalui sistem peradilan militer Israel.

    Secara umum, kronologi yang sering dilaporkan adalah sebagai berikut:

    Penggerebekan rumah, sering pada malam hari, pasukan Israel memasuki desa atau kamp pengungsi sebelum fajar. Rumah keluarga yang menjadi target dikepung. Anak yang dicari dibangunkan dari tidur, kemudian diikat tangannya dan sering kali ditutup matanya.
    Dalam banyak kasus, keluarga tidak langsung diberi penjelasan rinci mengenai alasan penangkapan.

    Laporan berbagai organisasi menunjukkan bahwa tuduhan yang paling umum oleh penjajah meliputi: melempar batu (meski sebutir batu kerikil) ke arah kendaraan atau personel militer, melempar petasan (meski untuk perayaan), mengikuti acara massal, pelanggaran terhadap perintah militer di wilayah pendudukan.

    Hampir semua penangkapan dilakukan dengan bukti yang minim atau berdasarkan dugaan semata.

    Anak biasanya dibawa ke fasilitas militer atau kepolisian. Sejumlah laporan menyatakan bahwa sebagian anak diinterogasi tanpa kehadiran orang tua.

    Organisasi HAM juga mendokumentasikan tuduhan penggunaan tekanan psikologis maupun kekerasan fisik dalam sebagian kasus.

    Anak-anak Palestina di Tepi Barat umumnya diproses di pengadilan militer Israel. Israel berpendapat sistem tersebut diperlukan untuk alasan keamanan di wilayah yang diduduki.

    Tinggalkan Balasan

    New video

    Populer video

    Recommendation video

    Eksplorasi konten lain dari Arrahmah Video

    Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

    Lanjutkan membaca