NEW YORK (Arrahmah.id) — Saat New York memperingati 25 tahun serangan 11 September 2001, demonstrasi bertajuk “Crusader March” yang dipimpin aktivis sayap kanan Jake Lang berlangsung di sekitar City Hall, Jumat (11/9/2026). Aksi yang membawa pesan anti-Islam itu mempertemukan pendukung Lang dengan kelompok penentang dan berakhir dengan bentrokan fisik serta sedikitnya satu penangkapan.
Dilansir New York Post (11/9), hampir 200 orang berada di sekitar lokasi demonstrasi dan aksi tandingan. Sejumlah peserta membawa poster yang menyerukan deportasi terhadap Muslim dan mengaitkan Islam secara luas dengan serangan 11 September.
Di tengah kerumunan juga terlihat kelompok yang disebut media tersebut sebagai antirasis serta sejumlah orang dengan simbol Nazi. Ketegangan kemudian berubah menjadi saling pukul, sementara polisi turun tangan dan sedikitnya satu orang ditangkap.
Lang bukan figur baru dalam kontroversi politik Amerika. Ia merupakan salah satu peserta kerusuhan di Gedung Capitol pada 6 Januari 2021 dan kemudian menerima pengampunan dari Presiden Donald Trump. Setelah keluar dari penjara, Lang semakin aktif membangun persona sebagai aktivis sayap kanan dengan menggelar demonstrasi anti-Muslim di sejumlah kota Amerika.
