TEPI BARAT (Arrahmah.id) — Seorang pria ‘Israel’ berusia 24 tahun mengalami luka sedang setelah ditikam dalam serangan di kawasan Al-Auja, dekat Jerikho, Tepi Barat, pada Ahad (23/8/2026). Insiden tersebut memicu operasi pencarian besar-besaran oleh militer ‘Israel’ terhadap pelaku yang melarikan diri dari lokasi kejadian.
Menurut laporan Magen David Adom (MDA), seperti dilansir The Jerusalem Post (23/8), korban mengalami luka akibat serangan pisau dan kemudian dievakuasi ke Shaare Zedek Medical Center di Yerusalem untuk mendapatkan perawatan. Identitas korban dilaporkan sebagai Elhanan Hananya. Militer ‘Israel’ menyebut korban merupakan seorang prajurit IDF yang sedang tidak bertugas.
Peristiwa berlangsung di sekitar sebuah pusat perbelanjaan di Al-Auja, desa Palestina yang berada di Jalan 90 di dekat Jerikho, wilayah Lembah Yordan. Berdasarkan laporan The Times of Israel, korban sedang melakukan perjalanan bersama keluarganya ketika serangan terjadi. Pelaku kemudian melarikan diri sehingga pasukan Israel memperluas pencarian ke wilayah Jerikho dan memasang sejumlah pemeriksaan jalan.
Insiden itu terjadi ketika situasi keamanan di Tepi Barat kembali memanas. Pada hari yang sama, Al Jazeera melaporkan seorang anak Palestina berusia 14 tahun, Islam Ahmad Ajjouri, tewas ditembak pasukan ‘Israel’ dalam penggerebekan di kamp pengungsi Askar, sebelah timur Nablus. Kedua peristiwa tersebut menunjukkan eskalasi kekerasan yang berlangsung bersamaan di sejumlah wilayah Tepi Barat.
