Mesir dan “Israel” bersama-sama mengurung Gaza dengan tembok besar dan tinggi

493 x ditonton #Berita #Internasional

Di balik gemuruh penderitaan Gaza, tersimpan kenyataan pahit yang sering luput dari sorotan: peran Mesir dalam membangun pagar dan memblokade wilayah kecil yang porak-poranda itu. Di perbatasan Rafah, Mesir membangun tembok baja dan menggali parit air untuk mencegah terowongan penyelundupan yang menjadi satu-satunya jalur napas bagi warga Gaza yang terkepung.

Dengan dalih keamanan nasional dan melawan ekstremisme, pemerintah Mesir justru memperkuat pengepungan yang sejak lama dilakukan oleh “Israel”. Rafah, satu-satunya gerbang Gaza yang tidak dikendalikan langsung oleh zionis, kini berubah menjadi dinding bisu yang menahan bantuan, membatasi mobilitas warga sipil, dan menambah sesak kehidupan 2 juta lebih jiwa di dalamnya.

Alih-alih menjadi pintu harapan bagi saudara seiman, Mesir justru ikut mempersempit ruang hidup Gaza—membiarkan derita itu terus mengalir dalam diam.

0 Komentar

Tambahkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *